Rabu, 20 April 2011

J-Culture : PACHINKO

Pernah denger kata Pachinko ?  Hmmmm,, pachinko adalah nama sejenis game di Jepang yang merupakan gabungan antara permainan pinball dan slot machine. Pachinko diambil dari kata pachi-pachi, yang berarti "membunyikan sejumlah benda kecil", karena permainan ini menghasilkan suara benturan bola-bola logam mini [seperti bola besi yang ada di dalam botol tip-ex]. Pachinko ditemukan pertama kali di kota Nagoya setelah berakhirnya perang dunia kedua, yang terinspirasi dari permainan coringth game di Chicago. Permainan ini menyebar luas ke seluruh Jepang dengan dibangunnya pachinko ousetsushitsu atau tempat khusus bermain pachinko. Siapapun bisa mengenali tempat ini karena dari kejauhan tampak terang benderang dengan hiasan lampu yang berwarna-warni, dan didalamnya terdengar suara bising serta aroma rokok karena pachinko ousetsushitsu merupakan daerah merokok.



Pachinko pada awalnya hanyalah sebuah permainan pinball, tapi seiring perkembangan teknologi, pachinko dimodifikasikan dengan permainan slot machine yang dikenal dengan sebutan pachi-slo. Pemain panchinko cenderung bermain secara pasif hanya dengan mengontrol kecepatan bola yang dilempar ke dalam mesin. Pada permainan ini, yang menjadi faktor utama kemenangan hanyalah keberuntungan. Untuk bermain pachinko pemain terlebih dahulu harus membeli bola logam dengan uang tunai atau kartu prabayar dengan harga 4 yen/bola. Kalau pemain biasa cukup membeli bola seharga ratusan yen, seorang pemain pachinko profesional yang disebut pachi-puro bisa membeli bola seharga ribuan yen dalam sekali permainan. Bola-bola itu nantinya akan dilempar otomatis ke dalam mesin pachinko dengan cara menarik tuas yang ada di sebelah kanan bawah mesin. Sebagian besar bola yang dilempar biasanya akan jatuh ke bawah dan tidak muncul lagi, tapi bila bola itu masuk ke lubang yang ada di tengah-tengah mesin, maka gambar di dalamnya akan berputar seperti slot machine. Apabila gambar yang muncul seri, ratusan bola akam masuk ke dalam keranjang. Bahkan bila mendapat gambar 3 seri atau sering disebut jackpot, bola yang keluar bisa sampai 10 ribu butir. Bola-bola yang didapat ini nantinya ditukarkan dengan berbagai hadiah, seperti permen, payung, bahkan sampai peralatan elektronik. Bahkan ada beberapa yang menawarkan hadiah berupa kepingan emas yang dapat ditukar dengan sejumlah uang tunai. Namun karena dianggap perjudian yg illegal, transaksi semacam itu tidak dilakukan secara terang-terangan. Penukaran hadiah dengan uang biasanya dilakukan dibalik lubang jendela atau di lorong belakang tempat pachinko, bahkan ada yang melakukan transaksi di luar tempat pachinko. 

Mesin pachinko yang beredar sekarang ini ada berbagai macam jenis, diantaranya yang terkenal adalah mesin jenis hanemono, dejipachi, dan kenrimono. Hanemono termasuk jenis pachinko yang paling mudah dimainkan karena tidak terlau beresiko. pada permainan ini, penempatan bola menjadi faktor penentu kemenangan. Berbeda halnya dengan jenis dejipachi, pada permainan ini posisi bola tidak terlalu menentukan kemenangan, sesuai dengan namanya lebih banyak diatur secara digital oleh komputer. Ciri-ciri umum mesin dejipachi adalah menggunakan layar LCD atau LED. Sedangkan kenrimono yang termasuk jenis pachinko tersulit biasanya dimainkan oleh pachi-puro. Pada permainan ini keempatan menang sangat kecil, tapi sebaliknya bila beruntung bola yang keluar bisa berlipat-lipat dari ratusan hingga ribuan.

Di Jepang, bermain pachinko sudah dianggap sebagai hiburan sekaligus kegiatan untuk mengisi waktu luang. Hampir sebagian penduduk di Jepang, pernah mencoba memainkannya.  Populernya pachinko di Jepang, bisa jadi menyamai kepopuleran permainan slot machine di casino-casino Las Vegas. Permainan ini makin digemari masyarakat Jepang di tahun 90-an. Mereka lebih memilih menghabiskan waktu dan uang untuk bermain pachinko dengan harapan bisa menggandakan uang mereka.  Apakah pachinko termasuk perbuatan berjudi ?? Entahlah, yang pasti orang Jepang sendiri tidak menganggapnya demikian.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar