Rabu, 16 Februari 2011

Ku Ingin Kau Selalu

Ku ingin kau selalu mencintaiku dari jauh...
Dengan perasaan dan kenangan...
Merelakan waktu menepis impian...
Menjaga yang kita janjikan...

Ku ingin kau selalu mencintaiku dari jauh...
Dengan kenangan dan kerinduan...
Merelakan waktu meneteskan peluh...
Menyambut pagi jatuhnya embun...

Ku ingin kau selalu mencintaiku dari jauh...
Dengan kerinduan dan kesetiaan...
Membuang segala sangkaan...
Lewat pengalaman masa silam...

Ku ingin kau selalu mencintaiku dari jauh...
Dengan kesetiaan dalam kesendirian...
Melewati waktu tanpa pertemuan...
Bertahan di garis penantian...

Ku ingin kau selalu mencintaiku dari jauh...
Karena............
Aku selalu mencintaimu... Walau jauh....

SEBUAH INTERMEZO PANJANG

Aku lahir bersama rembulan..
Lahirku di antara insan zaman pemberontak...
Ku reguk seteguk hidup...
Dalam hidup yang badai membadai...
Sepi yang panjang bukan rintangan...
Senyap yang kelam bukan alasan...
Beranjak dari niat yang mendalam...
Kan terbukti seiring perputaran zaman...
Ku telusuri hidupku..
Dengan sayap sayap yang gelisah..
Sambil tertawa,mentertawai senyumku,lakonku, kenangan ku..
Lalu menangis dan mentertawai tangisku..
Sementara ku hempaskan sejuta lagu kenangan..
Kenangan antara ada dan tiada..


Rupanya kebosanan selalu berganti..
Dengan kebosanan yang baru..
Hari demi hari datang dan pergi..
Dan datang yang baru lagi..
Sampai suatu ketika bayangmu menilik lubukku..
Membuka gembok-gembok hatiku..
Dengan sehembus bisik..
Aku terengah namun terharu..
Walau kenanganku berbaur dengan keterasingan..


Masa itu lewatlah sudah..
Hari lain kini telah lahir..
Aku memang terlahir di atas keakuanku..
Sebab aku dilahirkan untuk berjuang dan berbakti..
Ya, hadirku di sini..
Di awali satu gerak, satu semangat..
Yang mendesak di dalam langkah dan urat nadiku..


¤ SEBUAH INTERMEZO PANJANG¤

Pada Sebuah Kepasrahan

Haruskah aku mati langkah..
Diakhir sebuah harapan..
Haruskah aku menyerah..
Pada sebuah kepasrahan..

Tak ingin ku lakukan..
Bukan aku bertahan..
Hanya ingin ku buktikan..
Aku tak berubah pikiran..

Bukan,, bukan tak tahu diri..
Bukan tak mau mengerti..
Bukan tak mau peduli..
Tapi ini sebuah obsesi..